Friday, February 27, 2015

(REVIEW) THEODORE BOONE: SANG TERSANGKA

Source: Goodreads

Judul: Theodore Boone (Sang Tersangka)
Penulis: John Grisham
ISBN: 9789792290493
Tanggal Terbit: Desember 2012
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Halaman: 288


Sinopsis

Theodore Boone kembali! Dan ia siap menghadapi kasus besar berikutnya.

Theo Boone mungkin memang baru berusia 13 tahun, tapi ia berhasil mengungkapkan bukti kunci dalam persidangan kasus pembunuhan besar dan membongkar fakta di balik penculikan teman baiknya.

Dan sekarang, bersama terjadinya berbagai peristiwa di Strattenburg, Theo pun menjadi sang tersangka.


Review

Novel ini merupakan buku ketiga dari rangkaian seri Theodore Boone.

Sang tokoh utama, Theodore mengalami kesialan secara beruntun dalam beberapa hari terakhir; dimulai dari loker sekolahnya yang dibobol, ban sepeda yang sengaja dirobek hingga batu yang dilempar ke jendela kantornya, dan puncaknya yaitu saat polisi mencurigai Theodore sebagai dalang atas kasus pencurian di toko komputer.

Ada orang yang sengaja menjebak dirinya, Theodore sadar akan hal itu.

Tetapi Theodore tidak bisa mengelak dari tuduhan dengan mudah karena barang bukti yang ditemukan mengarah secara langsung kepadanya.

Awalnya saya mengira Theodore yang cakap hukum ini bakal unjuk gigi; memamerkan analisis sok aksi ala detektif untuk memulihkan nama baiknya, tapi rupanya ekspektasi saya keliru…haha.

Theodore yang menjadi tersangka, justru terkesan pasrah. Yang ini wajar sih, mengingat tokoh utamanya baru berusia tiga belas tahun. Theodore tidak hanya terbebani dengan rumor tak sedap tentang dirinya, namun juga kerap dibayang-bayangi perasaan was-was yang tak menentu akan nasibnya kelak.

Melalui teori-teori dan riset Ike, pamannya yang nyentrik, barulah Theodore menemui titik terang hingga akhirnya dapat mengungkap identitas pelaku yang sebenarnya.

Endingnya gampang ketebak. Pete Duffy yang diceritakan pada prolog tidak memiliki benang merah sama sekali dengan kasus Theodore, tokoh ini hanya berperan sebagai pengecoh saja.

Yang pasti ada pesan moral yang ingin disampaikan oleh Grisham melalui novel ini, yaitu kehadiran dan peran orang tua sangatlah penting serta memberi pengaruh yang besar bagi anak-anaknya.


Quote:

Selama ini, batas antara benar dan salah biasanya selalu jelas; tapi sekarang, tidak ada yang jelas.


❤❤❤❤❤

0 komentar:

Post a Comment

All comments will be moderated, please write your feedback politely. Opinions, suggestions, criticisms are welcomed. I would really appreciate any of your responses, thank you ヾ( ´ー`)

 

Wonderland Template edited by Ayu