Friday, April 17, 2015

ISTANBUL (TURKI) ♥

Source: GWP Twitter

Mengapa saya memilih Istanbul?

Istanbul memiliki sektor pariwisata yang berkembang dengan begitu pesat; sehingga menjadi sumber utama devisa guna meningkatkan perekonomian negara, hal tersebut terwujud karena peran pemerintah dan masyarakatnya yang selalu menjaga aset-aset pariwisata mereka. Hal ini merupakan teladan yang patut dicontoh oleh negara-negara lain.

Kota yang dulunya sempat dikenal dengan nama Konstantinopel ini sangat unik menurut saya, Istanbul terletak di persilangan dua benua, yakni benua Eropa dan benua Asia. Kawasan tersebut dihubungkan melalui sebuah selat yang bernama Bosphorus. Maka, tidaklah mengherankan jika Istanbul memiliki akulturasi kebudayaan yang menarik, yaitu perpaduan antara kebudayaan barat dan kebudayaan timur.

Istanbul menawarkan beragam obyek wisata yang menarik. Para wisatawan tidak hanya menikmati keindahan bangunan-bangunan dengan arsitektur yang menawan, tetapi juga dapat mempelajari sejarah perkembangan peradaban islam di Istanbul. Wisatawan muslim dengan mudah dapat menemukan masjid-masjid indah bertebaran di kota ini.

Ikon populer dari Istanbul adalah Blue Mosque; daya tarik masjid ini terletak pada keenam menaranya yang mencolok, kubah masjid yang seolah bertumpuk-tumpuk serta ornamen-ornamen indah yang menghiasi masjid.

Ada pula Hagia Sophia, bangunan ini merupakan sebuah gereja pada awalnya. Setelah penaklukan Konstantinopel oleh Muhammad Al Fatih, Hagia Sophia dialih fungsikan menjadi sebuah masjid. Pada masa pemerintahannya, kerukunan antar umat beragama terwujud dengan begitu harmonis. Hak dan kebebasan beragama diberikan kepada seluruh lapisan masyarakat, meskipun mayoritas penduduknya beragama non muslim. Pada masa kepemimpinan presiden Kemal Attaruk, Hagia Sophia ini diubah menjadi sebuah museum.

Istanbul juga terkenal sebagai pusat perdagangan, banyak warga lokal dan wisatawan yang datang untuk berbelanja di Grand Bazaar. Tempat belanja ini merupakan pasar tertua dan terbesar di Istanbul yang berusia lebih dari 500 tahun dan menjual beraneka ragam produk asli Turki.

Kedai-kedai kaki lima ramai tersebar di pinggir jalan dan menjajakan kuliner khas Turki dengan harga yang terjangkau, seperti kebab dan es krim yang hingga kini masih saja populer dengan atraksi-atraksi menarik si penjualnya.

0 komentar:

Post a Comment

All comments will be moderated, please write your feedback politely. Opinions, suggestions, criticisms are welcomed. I would really appreciate any of your responses, thank you ヾ(*゚ー゚)

 

Wonderland Template edited by Ayu