Wednesday, January 28, 2015

(REVIEW) MISTERI SITTAFORD

Source: Goodreads

Judul: Misteri Sittaford
Penulis: Agatha Christie
ISBN: 9789792281637
Tanggal Terbit: April 2012
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Halaman: 352
Harga: Rp 5.000,- (Book Fair)


Sinopsis

Pemanggilan Roh di Sittaford…
Terdengar ada yang menahan napas. Dan dalam keheningan, meja itu mulai bergoyang lagi. Ronnie mengeja huruf-huruf itu.
“P-E-M-B-U-N-U-H-A-N….”
Mrs. Willet terpekik dan mengangkat tangannya dari meja itu. “Aku tak mau lagi meneruskan permainan ini. Mengerikan sekali.”
    Terdengar suara Mr. Duke, lantang dan jelas, menanyai meja itu.
    “Apakah maksudmu… Kapten Trevelyan dibunuh?”
    Baru saja pertanyaan itu selesai diajukan, jawabannya langsung diberikan. Meja itu bergoyang demikian kuatnya, hingga nyaris jatuh. Hanya sekali goyangan.
    “Ya….”


Review

Mrs. Willet, seorang janda beserta putrinya menyewa sebuah rumah milik Kapten Trevelyan selama musim dingin di Sittaford—desa kecil yang letaknya begitu terpencil dan terpisah dari dunia luar. Ia mengundang para tetangganya untuk datang berkunjung, salah seorang tamunya mengusulkan untuk melakukan permainan meja bergoyang. Namun permainan yang seharusnya menghibur itu justru menimbulkan keresahan, tatkala roh yang datang menyampaikan kabar bahwa Trevelyan tewas terbunuh.

Semua orang terkejut ketika mendapati kenyataan bahwa Trevelyan memang benar-benar meninggal. Polisi menyelidiki sejumlah orang yang akan memperoleh keuntungan dengan meninggalnya Trevelyan dan akhirnya menahan Jim Pearson, keponakan Trevelyan yang alibinya dianggap paling meragukan.

Selang beberapa hari, seorang narapidana dikabarkan telah melarikan diri dari penjara. Apakah ini berhubungan dengan kematian Trevelyan? Emily Trefusis, tunangan Jim mulai melakukan pengusutan dengan bantuan seorang wartawan agar dapat menemukan pelaku yang sesungguhnya. Emily mampu memperoleh informasi yang dibutuhkan dengan memanfaatkan kepiawaiannya dalam memikat perhatian orang lain.

Pada cetakan ketiga, desain sampul buku berupa ilustrasi bola kristal, tadinya saya pikir kasus Sittaford ini bakal ada hubungannya sama ramalan bola kristal. Hehe, ternyata enggak ya! Penerjemahannya apik dan rapi. Deskripsi latar belakang tempat dan suasana musim dinginnya lumayan menghibur saya—yang tinggalnya di daerah tropis.

Dalam novel ini, pembaca diajak untuk menyelami kasus pembunuhan dengan sederetan daftar tersangka yang masing-masing memiliki motif dan memungkinkan untuk menghabisi nyawa si korban. Saya sendiri juga asyik menganalisis dan menerka-nerka siapa tersangkanya, sayang petunjuknya baru dimunculkan sama si penulis hampir di bab terakhir.  Entah sengaja atau tidak, Agatha Christie nampaknya juga menyelipkan sebuah kritikan kepada pembacanya lewat sindiran Mayor Burnaby terhadap kaum muda-mudi yang suka seenaknya sendiri.

❤❤❤❤❤

0 komentar:

Post a Comment

All comments will be moderated, please write your feedback politely. Opinions, suggestions, criticisms are welcomed. I would really appreciate any of your responses, thank you ヾ(*゚ー゚)

 

Wonderland Template edited by Ayu