Monday, February 28, 2011

(TRANSLATION) INTERVIEW: KAI THE GAZETTE #1

Masih ada yang ingat interview Jrock Revolution dengan Kai gak ya? Saya udah nerjemahin bagian pertamanya ke dalam Bahasa Indonesia, sebenarnya interview ini udah lama banget—lol :D Jika menemukan kesalahan dalam penerjemahan ini, kalian dapat memberitahukannya kepada saya.

Source : Jrock Revolution

Source: gazette_daily@lj


Untuk orang-orang yang belum pernah mendengar Gazette, bagaimana kalian menggambarkan musik, penampilan serta pesan kepada mereka?

KAI :
Hmm, kami mencampur segala sesuatu. *tertawa*. Itu yang saya mengerti. Saya pikir kami adalah band yang mampu merampungkan semua genre musik. Kadang-kadang ketika kami membuat lagu baru, ada beberapa kali ketika kami berpikir “Ini cukup baru untuk kami”, tapi sekali kami melakukannya, maka itu selalu berakhir terdengar seperti musik kami, ketika kami berlima melakukannya bersama, maka itu akan berubah menjadi musik the GazettE. Itulah kenapa saya pikir kami mampu menangani semua jenis musik.


Bagaimana Anda bisa menjadi ketua (pemimpin) Gazette?

KAI :
*Tertawa* Tentang itu, akan saya katakan kejadiannya. Kami ditanya siapa yang mau secara sukarela. Kami ditanya satu sama lain, ”Siapa yang mau jadi pemimpin?” Jadi saya jawab Baik, Saya akan melakukannya


Jadi hanya Anda saja yang mengangkat tangan?

KAI : Ya, Saya pikir yang lain berpikir mungkin itu hanya akan menjadi suatu masalah *tertawa* tapi sebenarnya posisi drummer hanya posisi yang dapat mengawasi penonton dan band itu sendiri pada waktu yang bersamaan. Jadi saya merasa dapat mendukung semua anggota dari belakang, itulah kenapa saya secara sukarela mau menjadi ketua (pemimpin). Ketika saya berkata “Saya akan melakukannya” tidak ada seorang pun yang mengangkat tangan mereka jadi…



Mungkin sebenarnya mereka ingin juga, tapi mungkin mereka malu?

KAI : Saya juga berpikir demikian, Saya berpikir paling sedikit dua atau tiga dari mereka ingin menjadi ketua (pemimpin) *tertawa* tapi tidak seorang pun mengangkat tangannya, jadi saya berkata saya akan melakukannya.


Jadi Anda ingin mendukung yang lainnya dari belakang, itu seperti YOSHIKI

KAI : Eh? Tidak, tidak, saya tidak sebaik itu *tertawa*


Ketika membuat musik, kalian memulai musiknya atau liriknya terlebih dahulu? Bagaimana kontribusi setiap personel band?

KAI : RUKI akan menangani semua lirik, kami berlima akan membuat nada (irama), memilih satu bersama dan menyusunnya bersama. Kami memulai dengan musik, RUKI akan menambahkan lirik dan melodi selanjutnya jadi saya kira kami memulainya dengan membuat musiknya terlebih dahulu


Jadi kalian membuat lagu bersama-sama?

KAI : Ya


Musik dalam album STACKED RUBBISH sangat berbeda dengan NIL. Beberapa penggemar mengatakan bahwa kedengarannya lebih seperti hip-hop. Apakah hal itu keputusan yang disengaja dalam band atau hanya terjadi begitu saja?

KAI : Bagi kami, ketika kami membuat album. Kami tidak memutuskan bargantung pada konsep. Ketika membuat single, ada sedikit tracks pada sebuah single, kami menggunakan track utama yang menunjukkan performa kami, dan sebagai tampilan pada CD. Tetapi pada album, hal utama yang kami pikirkan adalah kami membutuhkan variasi musik, jadi kami mencoba menangani jajaran dari tipe-tipe musik. Jadi NIL, menunjukkan perubahan yang kami punya pada saat itu dan album baru, benar untuk mengatakan hip hop, ada sebuah track yang seperti itu. Tetapi itu merupakan sesuatu yang baru bagi kami, sejauh ini kami merasa seperti pintu pembuka baru bagi kami. Kami tidak benar-benar mengarah ke unsur hip hop, sebelumnya.


Berbicara mengenai rilis, kalian akan merilis single baru tahun depan. Bisakah kalian menceritakannya?

KAI : Yeah baik, tanggal rilis belum diputuskan. Tetapi sekarang musiknya akan datang bersamaan sedikit demi sedikit, kami mendiskusikan ayo lakukan ini, ayo lakukan itu, jadi kami tidak dapat sungguh-sungguh berbicara apapun karena, hal tersebut belumlah lengkap. Itu merupakan rahasia *tertawa*


*setiap orang tertawa*

*rahasia besar*


Dalam DISORDER, lagu “Saraba” mengandung makna yang sangat kuat anti-peperangan. Apakah ada lagu lainnya yang sejenis dari STACKED RUBBISH yang mengandung makna politik atau moral?

KAI : Saya tidak berpikir demikian, apapun mengenai politik. Tergantung RUKI, semua lirik dia yang menulis dari segala sesuatu yang dia alami. Dia satu-satunya yang menulis lirik.


Pernahkah Anda mencoba menulis lirik?

KAI : Pernah sekali waktu, sesaat RUKI meminta kami untuk menyumbang beberapa lirik ke sebuah lagu. Ada tiga baris dan dia meminta kami menulis apapun yang kami rasakan. Saya melakukannya dan dia menertawai apa yang saya tulis. *tertawa*


Dimana lirik (yang ditulis Kai) tersebut digunakan?

KAI : Tidak sebenarnya, ya lirik REITA pernah digunakan, di “ITO.”


Sekarang Anda menyebut namanya, mengapa REITA memakai penutup pada hidungnya?

KAI : Oh, itu sudah seperti identitas sekarang, itu sudah merupakan bagian dari tubuhnya. Itulah REITA.


Apakah sehari-hari dia juga menggunakannya?

KAI : *Tertawa* Tidak, tetapi sebagai bassis dari the GazettE, itu adalah cara REITA.


Tidakkah sulit bernafas jika seperti itu?

KAI : Baik, saya kira asal dia masih hidup berarti hal itu tidaklah buruk

*Setiap orang tertawa*

Jika kami memikirkan hal itu, kami merasa keheranan, tetapi dia tidak pernah mengeluhkan hal tersebut jadi saya rasa itu baik-baik saja.


Apakah kalian mendesain kostum kalian sendiri, atau kalian menggunakan desain dari perancang?

KAI : Kami bekerjasama dengan perancang mengenai desain. Kami akan menggambarkan desain yang kami bayangkan untuk digunakan, kemudian perancang akan menyarankan “Apakah itu baiknya seperti ini?” setelah berkata, kemudian kami akan mendesain bersama.


Itu sungguh menarik mendengar proses kreatifitas yang berjalan hingga menunjukkan image kalian. Jadi, sedikit menyimpang, kalian menampilkan sebuah live di Budokan tahun ini. September lalu, kalian juga melakukan konser live di sana. Apa yang menjadi perbedaaan terbesar, pengalaman?

KAI : Pastinya. Sekarang ini, kami mengetahui apa yang kami lakukan dan bagaimana kami menunjukkan diri kami. Kami mampu melihat diri kami secara objektif, sejak keduakalinya pertunjukan kami disana, dan saya pikir hal itu adalah perbedaan yang paling terbesar. Hal tersebut benar-benar digunakan dalam seluruh konser yang kami lakukan dalam tur ini.


Di konser Yokohama dan Budokan, semua orangtua kalian hadir sebagai penonton. Apa yang kalian rasakan?

KAI : Maksud Anda bagaimana rasanya melakukan pertunjukkan di depan orang tua kami? Itu merupakan pengalaman yang menyenangkan, itu tidak seperti sungguh-sungguh membayar mereka, tetapi ketika kami pertama kali membentuk band, kami menemui banyak kesulitan dan mereka banyak membantu kami. Akhirnya sekarang kami berada pada tempat dimana kami bisa, tidak banyak membayar mereka, tetapi secara emosional sangat baik, dan saya benar-benar sangat gembira mengenainya.


Apakah ada sesuatu yang ditampilkan sebagai suatu perubahan selama tur kalian saat ini?

KAI : Hmm..perubahan. Tidak banyak perubahan, menjadi demikian saya pikir kami mampu menangani sesuatu yang baru yang dapat kami lakukan. Saat melakukan live, kami datang untuk mengetahui apa yang menjadi kekurangan, dan apa yang yang kami butuhkan untuk mengubahnya. Jadi, pada live mendatang, atau ketika proses rekaman, kami dapat menemukan cara untuk menangani semua permasalahan. Secara mendasar kami menemukan sesuatu yang baru yang kami butuhkan untuk bekerja, dan tidak benar-benar memiliki banyak keuntungan menghadapi perubahan baru.


Musim panas lalu, kalian menampilkan pertunjukkan pertama di Eropa. Bagaimana dengan itu?

KAI : Perbedaan terbesar dengan Jepang adalah tidak dibatasi dan membuka perasaan, para penggemar juga, dan mereka menunjukkan seberapa banyak mereka menikmati musik dengan tubuh mereka. Untuk penggemar yang bukan Jepang, itu mungkin sesuatu yang biasa mereka lakukan, tetapi sejak kami hanya melakukan konser di Jepang, itu merupakan pengalaman yang cukup segar bagi kami. Yang mengejutkan kami merasakan hal tersebut sangat dekat dengan apa yang kami harapkan dari penggemar kami, dalam artian hubungan kebersamaan dan respon mereka. Dalam hal itu, penggemar Jepang lebih dibatasi, jadi saya pikir hal tersebut merupakan sesuatu yang baik untuk penggemar di luar yang tidak dibatasi. Musik bukanlah sesuatu yang dapat kalian pikirkan atau ingat selama kalian mendengarkan, bukan? Saya pikir itu berarti menjadi pengalaman yang disadari.


Apakah ada sesuatu yang kurang berkenan, atau sesuatu yang mengejutkan kalian?

KAI : Tidak ada yang khusus tetapi, mungkin makanan. Kami sungguh terbiasa dengan makanan Jepang, makanan disana sungguh berbeda dan beberapa tidak dapat diterima oleh lidah kami *tertawa* Tetapi Beer nya bagus sekali. Dan sosis. Nasinya juga sangat berbeda dengan nasi Jepang. Kami sungguh terkejut *tertawa* kami memesan nasi dan terkejut dengan apa yang mereka sajikan. *tertawa*


Kalian akan berangkat ke Eropa selanjutnya untuk tur PULSE WRIGGLING TO BLACK. Apakah kalian merasa sangat senang dengan itu?

KAI : Ya, saya sungguh-sungguh menanti hal tersebut


Itu akan menjadi yang kedua kalinya di Jerman, dan pertama kalinya di London, Paris dan Helsinki. Bagaimana perasaan kalian melakukan pertunjukkan di semua tempat yang baru?

KAI : Yeah baik, ini tidak ada hubungannya sama sekali, tetapi saya mencintai sepak bola, dan begitu juga manager kami *tertawa*


Apakah Anda bermain sepak bola?

KAI : Ya, ketika di SD, SMP dan SMA. Jadi bagi saya, Perancis terlihat seperti tanah keramat untuk sepak bola, jadi saya merasa sangat senang apabila pergi ke sana. Meskipun itu benar-benar tidak ada hubungannya dengan apa yang Anda tanyakan *tertawa*

*setiap orang tertawa*


Masih dalam tur Eropa, bagaimana dengan yang dilakukan disana?

KAI : Tahun lalu kami menghadiri ANIMAGIC disana, konvensi (pertemuan) anime, dan pada waktu yang bersamaan kami diminta untuk melakukan pertunjukkan di Eropa. Sedikit prioritas melakukannya, kami merenungkan ide-ide untuk melakukan konser diluar (dalam artian, diluar Jepang) *tertawa* hal itu sangatlah menyenangkan. Jadi, setelah pertama kalinya, kami siap untuk melakukan lebih banyak, meskipun kami belum memiliki tawaran baru. Kami membicarakan diri kami yang melakukan pertunjukan di beberapa Negara. Kami pikir kami mengambil sedikit mungkin perubahan.


Apakah kalian berencana melakukan tur di Negara lain, atau merilis CD di sana?

KAI : Di Jerman, di Eropa, CD kami sudah dijual disana, saya melihatnya (CD nya) dengan mata kepala saya sendiri pada toko-toko disana. NIL sudah terjual *tertawa*


Bagaimana dengan Negara lainnya?

KAI : Jika kami memiliki kesempatan, kami juga bermaksud melakukannya.


Bagaimana dengan Asia?

KAI : Asia, tidak terlalu jauh. Kami belum ke Korea, atau Amerika, jadi jika kami memutuskan untuk melakukan konser disana, saya pikir otomatis CD nya akan dijual disana, juga.


Anda akan melewati ulang tahunmu (28 Oktober) tahun ini di Eropa. Apakah Anda berencana melakukan sesuatu untuk merayakan ulang tahunmu?

KAI : Yeah *tertawa* saya pikir kami akan menghabiskan tanpa melakukan apa-apa *tertawa* saya pikir kami akan sangat sibuk. Kami mungkin akan berpindah-pindah ke tempat yang berbeda pada saat itu. Tetapi saya pikir itu akan menjadi suatu pengalaman, sejak kami tidak dapat menghabiskan hari ulang tahun kami seperti biasa diluar. Kami mungkin menyebrangi garis nasional pada saat itu.


*setiap orang tertawa*

Saya tidak terlalu membutuhkan bahwasanya saya harus menghabiskan hari ulang tahun saya di Jepang.


Lagu apa yang paling menyenangkan, dan lagu apa yang paling sulit ketika melakukan pertunjukan dalam sebuah live?

KAI : Lagu yang paling menyenangkan mungkin “LINDA” dan satu yang paling tersulit adalah lagu di album baru kami, “GENTLE LIE” saya pikir, karena kami meletakkan banyak ungkapan dimana saya kurang baik dalam hal itu. Sebenarnya itu tidak terlalu banyak seperti ,“Oh mari letakkan itu didalam,” tetapi saya ingin membuat banyak perubahan pada diri saya. Jadi itulah yang paling tersulit.


Apa keinginan langsung the GazettE dari sini, dan bagaimana kalian berkembang sebagai sebuah band?

KAI : Hmm, kami sungguh ingin orang-orang mendengarkan musik kami. Tentunya, akan ada banyak orang di dunia yang tidak kenal kami. Kami ingin mereka mengenal kami, mendengar musik kami, dan jika mereka tidak menyukainya, tidaklah apa-apa. Kami tidak ingin disalahkan karena kemunculan kami ketika mereka tidak pernah mendengarkan musik kami. Jadi hal utama mungkin banyak orang mendengarkan musik kami. Kami juga ingin memperluas aktivitas kami ke luar.


Akhir Bagian Pertama - Nantikan Bagian Dua!


0 komentar:

Post a Comment

All comments will be moderated, please write your feedback politely. Opinions, suggestions, criticisms are welcomed. I would really appreciate any of your responses, thank you ヾ( ´ー`)

 

Wonderland Template edited by Ayu